CARA MENGIRIM KARYA KE MEDIA MASSA

Oleh: Indra Intisa

Beberapa kawan mungkin pernah berniat untuk mengirim karya sastra seperti puisi dan cerpen ke media massa, seperti koran kompas, tempo, dst., tetapi masih bingung caranya. Berikut caranya:

1. Sebelum karya dikirim, siapkan naskah sebaik dan sematang mungkin. Endapkan dan lihat berulang-ulang untuk menghindari salah ketik, salah tulis, dsb. Karya atau naskah harus dan rapi dan jelas;

2. Siapkan email. Jika belum punya, segera buat email baru. Bisa melalui gmail, yahoo, outlook, dst;

3. Karya ditulis di microsoft word (doc). Ukuran kertas A4 dan jenis huruf: times new roman, 12 pts;

4. Untuk pengiriman sajak/puisi, biasanya media menyarankan kepada para penulis untuk mengirim minimal 5 judul sekaligus. Dari lima judul tersebut biasanya akan diseleksi ulang sebelum diterbitkan. Silakan pilih dan masukkan puisi yang dirasa paling baik dan paling kuat ke dalam word tadi. Urutannya: halaman 1, puisi 1; halaman 2, puisi 2; dst., sampai halaman 5. Kemudian di halaman terakhir (halaman 6) masukkan biodata singkat yang ditulis secara naratif. Jangan lupa masukkan nomor telepon, rekening dan NPWP jika ada;

5. Setelah naskah dibuat, segera masukkan atau lampirkan ke email. Di badan email, tulis kata pengantar. Contoh:

Yth. Dewan Redaksi (Kurator)
di Tempat

Dengan ini saya bermaksud mengirimkan karya saya kepada pihak Bapak/Ibu Redaktur (Kurator) untuk ditindaklanjuti, dikoreksi, dan dipublikasikan. Besar harapan saya untuk bisa dimuat atau dipublikasikan pada rubrik yang Bapak/Ibu kelola.

Demikian surat ini saya kirimkan. Ada kurang lebihnya, atau segala sesuatu yang kurang berkenan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Terima kasih.
Salam.
(NAMA PENULIS)
(Telepon)

6. Setelah selesai, segera kirim ke media massa yang diinginkan. Untuk alamat media massa, silakan cek di postingan saya sebelumnya https://www.facebook.com/pianoputih/posts/10209469242707570

***

Mei, 2017

Nb: Silakan bagikan/share jika bermanfaat.
(Indra Intisa)

Comments

Popular posts from this blog

KRITIK EKOLOGIS DALAM PUISI "TANGISAN BUMI" KARYA SRI WURYANINGSIH

51 PENYAIR PILIHAN DALAM BANGGA AKU JADI RAKYAT INDONESIA

Puisi Andang Bachtiar